Loncat ke konten Loncat ke bilah sisi Loncat ke footer

Waspadai Ruam Popok pada Bayi: Kenali Penyebab & Cara Mencegahnya

[Source: Freepik]

Ruam popok sering jadi “drama kecil” yang hampir semua Miumom pernah alami. Baru ganti popok, eh beberapa jam kemudian kulit bayi terlihat kemerahan dan si Kecil jadi lebih rewel dari biasanya. Padahal, rutinitas ganti popok sudah dilakukan berkali-kali dalam sehari. Tanpa disadari, kondisi ini bisa jadi tanda awal penyebab ruam popok yang sering muncul di keseharian bayi, terutama di usia newborn hingga balita.

Menurut penjelasan dari IDAI, ruam popok pada bayi adalah kelainan kulit berupa iritasi yang terjadi pada area kulit yang tertutup oleh popok. Ruam popok merupakan penyebab kelainan kulit yang sering terjadi pada anak, terutama usia 9-12 bulan. Sekitar 7-35% bayi mengalami ruam popok.

Yuk, Miumom kenali lebih dalam penyebab ruam popok, ciri-cirinya, serta cara mengatasinya agar si kecil tetap nyaman.

Penyebab Ruam Popok pada Bayi

[Source: Freepik]

Ada beberapa penyebab ruam popok yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari bayi, dan sering kali tanpa disadari orang tua.

1. Popok Terlalu Lama Tidak Diganti

Salah satu penyebab utama ruam popok adalah popok yang terlalu lama dipakai. Urin dan feses yang menempel di kulit akan menciptakan kondisi lembap dan asam, sehingga merusak lapisan pelindung kulit bayi yang masih sangat tipis.

2. Kelembapan Berlebih di Area Popok

Area popok adalah bagian tubuh yang paling jarang terkena udara. Jika popok tidak memiliki sirkulasi udara yang baik, kelembapan akan terperangkap dan memicu iritasi kulit.

3. Gesekan dari Popok

Popok yang terlalu kasar, terlalu tebal, atau ukurannya tidak pas bisa menyebabkan gesekan berulang di kulit bayi. Gesekan inilah yang lama-kelamaan memicu kemerahan dan ruam.

4. Sensitivitas Kulit Bayi

Kulit bayi, terutama newborn, masih sangat sensitif. Beberapa bayi lebih mudah mengalami ruam meskipun perawatan sudah baik, terutama jika popok tidak ramah untuk kulit sensitif.

5. Infeksi Jamur atau Bakteri

Menurut IDAI, ruam popok yang dibiarkan terlalu lama bisa berkembang menjadi infeksi jamur (seperti Candida). Biasanya ditandai dengan ruam merah terang yang tidak kunjung membaik.

6. Perubahan Pola Makan

Saat bayi mulai MPASI atau ASI ibu mengalami perubahan pola makan, komposisi feses bisa berubah menjadi lebih asam dan memicu iritasi kulit.

Ciri-Ciri Ruam Popok yang Perlu Dikenali

Agar tidak terlambat ditangani, Miumom perlu mengenali ciri-ciri ruam popok sejak awal:

  • Kulit di area popok tampak merah atau kemerahan
  • Bayi terlihat tidak nyaman saat popok dibuka
  • Kulit terasa hangat saat disentuh
  • Muncul bintik merah kecil atau bercak
  • Bayi jadi lebih rewel, terutama saat ganti popok
  • Pada kondisi lebih berat, kulit bisa mengelupas atau basah

Jika ruam tidak membaik dalam 2–3 hari atau justru makin parah, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Cara Mengatasi Ruam Popok dengan Tepat

[Source: Freepik]

Mengatasi ruam popok butuh konsistensi dan perhatian ekstra. Berikut langkah-langkah yang disarankan:

1. Ganti Popok Lebih Sering

Jangan menunggu popok terlalu penuh. Segera ganti popok setelah bayi pipis atau BAB, terutama di malam hari.

2. Bersihkan dengan Lembut

Gunakan air bersih atau tisu basah khusus bayi tanpa alkohol dan pewangi. Keringkan dengan cara ditepuk perlahan, jangan digosok.

3. Biarkan Kulit “Bernapas”

Sesekali, biarkan bayi tanpa popok selama beberapa menit agar kulit terkena udara langsung.

4. Gunakan Krim Pelindung

Krim atau salep ruam popok bisa membantu melindungi kulit dari iritasi lanjutan.

5. Pilih Popok yang Tepat

Memilih popok dengan daya serap cepat, sirkulasi udara baik, dan bahan lembut adalah langkah penting untuk mencegah ruam berulang.

Popok Bayi Miubaby Bantu Cegah Ruam Popok

Salah satu cara efektif mencegah penyebab ruam popok adalah memilih popok yang tepat sejak awal. Miubaby hadir sebagai solusi untuk Miuparent yang ingin melindungi kulit bayi.

Miubaby sudah dermatologically tested dan teruji klinis aman untuk kulit bayi sensitif. Keunggulan Miubaby yang membantu mencegah ruam popok antara lain:

  • Triple Core SAP pertama di Indonesia, dengan tiga inti polimer yang mengunci cairan lebih optimal dan mencegah popok menggumpal
  • Dry & Comfort All Day, menjaga kulit bayi tetap kering lebih lama
  • Ultra thin 1.5 mm, mengurangi gesekan dan memberi kenyamanan maksimal
  • Double leakguard, mencegah kebocoran yang bisa membuat kulit lembap

Dengan popok yang cepat menyerap dan tetap kering, risiko iritasi dan ruam popok bisa diminimalkan sejak hari pertama.

Miubaby tersedia dalam ukuran lengkap dari S hingga XXL, serta pilihan kemasan renceng, regular pack, dan super jumbo pack yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan Miumom. Yuk, lindungi kulit si kecil dengan Miubaby! Miubaby bisa dibeli langsung di marketplace favorit Miumom di Lazada, Shopee dan Tokopedia.

Kesimpulan

Penyebab ruam popok pada bayi umumnya berasal dari kelembapan berlebih, gesekan, dan iritasi yang terjadi berulang. Dengan mengenali ciri-cirinya sejak awal dan menerapkan perawatan yang tepat, ruam popok bisa dicegah dan diatasi. Memilih popok yang aman, lembut, dan cepat menyerap seperti Miubaby menjadi langkah penting untuk menjaga kulit bayi tetap sehat dan nyaman setiap hari.

Tinggalkan komentar

MIUCARE
Email :
Ponsel :

+62 821 2959 8989

Jam Operasional :
  1. Senin-Jumat (09.00 – 16.00 WIB)
  2. Sabtu (08.00 – 12.00 WIB)
Alamat

NEO SOHO CAPITAL, Jl. Jend Letjen S. Parman No.Kav 28 32th Floor, Suite 3205A, Tj. Duren Sel., Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11470

MIUBABY© 2026. All rights reserved.