Menjadi ibu baru itu rasanya campur aduk. Ada bahagia, deg-degan, capek, tapi juga penuh tanda tanya. Salah satu yang paling sering bikin Miumom bingung sejak hari pertama adalah soal popok bayi baru lahir.
Mulai dari pertanyaan klasik, “Boleh nggak sih bayi 0 bulan pakai popok?”, sampai kebingungan pilih ukuran dan takut bayi ruam atau nggak nyaman.
Belum lagi kalau sudah mulai dengar berbagai mitos dari sekitar, kata orang tua, tetangga, atau grup WhatsApp keluarga, yang kadang bikin makin ragu. Padahal, kebutuhan bayi baru lahir itu sederhana banget yaitu nyaman, aman, dan kering.
Nah, supaya Miumom nggak galau berlebihan, yuk bahas satu per satu tips memilih popok bayi baru lahir yang tepat.
Bolehkah Bayi 0 Bulan Pakai Popok?

[Source photo: Freepik]
Ini salah satu pertanyaan paling sering muncul, terutama dari ibu baru. Masih banyak mitos yang bilang bayi baru lahir sebaiknya nggak pakai popok karena bisa bikin kulit “nggak bernapas”, lembap, atau malah ruam.
Faktanya, bayi 0 bulan boleh banget pakai popok sekali pakai (popok), asal popok yang digunakan memang dirancang khusus untuk newborn. Popok bayi baru lahir sekarang sudah jauh berkembang dibanding dulu.
Popok yang aman untuk newborn biasanya:
- Dermatologically tested dan teruji klinis aman untuk kulit bayi
- Memiliki daya serap cepat
- Bahannya lembut dan nggak kasar
- Memiliki sirkulasi udara yang baik
Justru, popok yang tepat bisa membantu menjaga kulit bayi tetap kering dan mengurangi risiko iritasi akibat kontak terlalu lama dengan urine atau feses.
Baca juga : Rekomendasi Popok Newborn: Panduan Memilih untuk Orang Tua Baru
Bayi Baru Lahir Pakai Popok Ukuran Apa?
Pertanyaan berikutnya yang bikin bingung: ukuran popok. Umumnya, popok bayi baru lahir menggunakan ukuran NB (Newborn) atau ukuran S kecil, tergantung berat badan bayi.
Panduan sederhananya:
- Ukuran NB: untuk bayi dengan berat lahir sekitar 2–5 kg
- Ukuran S: biasanya mulai cocok saat bayi sudah mendekati 4–6 kg
Sedangkan untuk ciri popok yang ukurannya pas adalah nggak terlalu longgar di paha (nggak gampang bocor), nggak meninggalkan bekas merah di pinggang dan bayi bisa bergerak bebas tanpa terlihat tertekan.
Popok yang kebesaran cenderung bocor, sedangkan popok yang terlalu kecil bisa bikin bayi nggak nyaman. Jadi, jangan ragu ganti ukuran sesuai pertumbuhan bayi ya, Miumom.
Tips Memilih Popok Bayi Baru Lahir yang Tepat
[Source photo: Freepik]
Memilih popok bayi baru lahir bukan cuma soal harga atau merk terkenal. Ada beberapa hal penting yang perlu Miumom perhatikan supaya bayi nyaman dan kulitnya tetap sehat. Berikut diantaranya:
1. Pilih Popok yang Nyaman Dipakai Seharian
Kenyamanan adalah hal utama untuk bayi baru lahir. Pilih popok dengan bahan lembut, nggak kasar, dan nggak terasa berat saat dipakai. Popok yang terlalu tebal atau kaku bisa membuat bayi gerah dan rewel. Idealnya, popok terasa ringan, mengikuti bentuk tubuh bayi, dan nggak mengganggu pergerakan meskipun bayi masih banyak tidur.
2. Pastikan Ukuran Sesuai Usia dan Berat Bayi
Bayi baru lahir umumnya membutuhkan popok ukuran NB (Newborn) atau ukuran kecil sesuai berat badannya. Popok yang terlalu besar rentan bocor, sedangkan popok yang terlalu kecil bisa meninggalkan bekas merah di pinggang dan paha bayi. Selalu cek rekomendasi berat badan pada kemasan dan sesuaikan dengan kondisi bayi ya, Miumom.
3. Memiliki Daya Serap Tinggi dan Cepat Kering
Newborn bisa buang air kecil berkali-kali dalam sehari. Popok dengan daya serap tinggi dan cepat menyerap sangat penting agar kulit bayi nggak lembap terlalu lama. Popok yang menyerap cepat membantu menjaga kulit tetap kering, mengurangi risiko ruam, dan membuat bayi lebih nyaman saat tidur.
Baca juga : 5 Alasan Mengapa Pampers NB Cocok untuk Bayi Baru Lahir?
4. Pilih Jenis Popok yang Sesuai Kebutuhan
Ada dua jenis popok yang umum digunakan: popok perekat dan popok celana. Untuk bayi baru lahir, popok perekat biasanya lebih direkomendasikan karena lebih mudah dipakaikan saat sering ganti popok dan posisi bayi masih banyak berbaring. Pastikan perekatnya kuat tapi tetap lembut saat dilepas.
5. Perhatikan Sensitivitas Kulit Bayi
Kulit bayi baru lahir sangat sensitif dan masih beradaptasi dengan lingkungan. Pilih popok yang sudah teruji secara dermatologis, bebas bahan yang berisiko iritasi, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Jika kulit bayi cenderung sensitif, popok dengan bantalan lembut dan permukaan yang tetap kering akan sangat membantu mencegah kemerahan dan ruam.
Miubaby, Rekomendasi Popok Bayi Baru Lahir

[Source photo: Freepik]
Untuk Miumom dan Miudad yang sedang mencari popok bayi baru lahir yang nyaman, aman, dan ramah di kantong, Miubaby bisa jadi pilihan yang tepat sejak hari pertama si kecil lahir. Popok ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan newborn yang kulitnya masih sangat sensitif dan mudah iritasi.
Miubaby untuk bayi baru lahir sudah dermatologically tested dan teruji klinis, sehingga aman digunakan setiap hari tanpa khawatir menyebabkan ruam. Daya serapnya juga jadi salah satu keunggulan utama, berkat Triple Core SAP pertama di Indonesia, teknologi tiga inti penyerap yang membantu mencegah popok menggumpal dan menjaga kulit bayi tetap kering lebih lama.
Meski daya serapnya tinggi, Miubaby tetap terasa ringan karena memiliki desain ultra thin 1,5 mm, membuat bayi bebas bergerak dan tidur lebih nyaman tanpa rasa gerah. Ditambah lagi dengan double leakguard, sayap ganda yang membantu mencegah kebocoran, terutama di malam hari saat bayi jarang bergerak tapi tetap sering pipis.
Yuk, pilih Miubaby sebagai popok andalan si kecil sejak hari pertama! Dengan daya serap cepat, desain tipis dan nyaman, serta aman untuk kulit bayi baru lahir, Miubaby siap menemani aktivitas bayi tanpa drama bocor atau ruam. Apalagi Miubaby sering hadir dengan promo menarik setiap bulannya, baik di toko offline maupun marketplace online: Shopee, Lazada, Tokopedia.
Kesimpulan
Memilih popok bayi baru lahir memang butuh perhatian ekstra, apalagi untuk Miumom yang baru pertama kali punya bayi. Kuncinya adalah memilih popok yang aman, cepat menyerap, nyaman, dan sesuai ukuran bayi. Dengan fitur lengkap dan harga yang ramah, Miubaby bisa menjadi partner Miumom di fase awal kehidupan si Kecil.
